Home / NU / Rifdah Juara 2 MHQ Internasional, Sudah Hafal Qur’an 30 Juz Sejak Kecil

Rifdah Juara 2 MHQ Internasional, Sudah Hafal Qur’an 30 Juz Sejak Kecil

Setelah berhasil menjadi juara dua pada kegiatan Musabaqah Hifzhil Quran (MHQ) tingkat Internasional yang dilaksanakan di Amman, Yordania, beberapa waktu lalu, nama Rifdah Farnidah (22) kini mulai ramai dibicarakan di media sosial.

Namun ditengah kebesaran namanya itu, tentu belum banyak yang tahu siapa Rifdah itu sebebanrnya.

Hasil penelusuran KP, Hafidzah yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia itu, ternyata adalah merupakan Keponakan Ketua Nahdatul Ulama (NU) Kabupaten Sumedang, KH. Sa’dulloh.

Anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Kadris (49) dan Ny. Ai Faridah itu, merupakan cucu dari salah seorang ulama besar di Sumedang yakni KH. Muhamad Aliyuddin, sesepuh Pondok Pesantren Al-Hilkamussalafiyyah, Desa Sukamantri Kecamatan Tanjungkerta.

Selain tercatat sebagai mahasiswi Isntitut Ilmu Qur’an (IIQ) Jakarta, Rifdah juga tercatat aktif sebagai Pengurus Cabang Jam’iyyatul Qurra Wal Huffazh (JQH) NU Kab. Sumedang.

Menurut penuturan KH. Sa’dulloh, Rifdah itu, sudah mulai belajar ngaji sejak kecil sewaktu dia masih belum masuk sekolah dasar.

Kata Sa’dulloh, Rifdah ini tinggal dan dibesarkan di lingkungan Ponpes Al-Hikamussalafiyyah, bersama saudara-saudara lainnya.

“Keponakan saya yang perempuan itu ada tiga orang. Mereka semua ngaji bareng dari kecil sejak belum sekolah. Pas mulai masuk SD, mereka semua kami didik menghapal Qur’an. Dan Rifdah ini tergolong anak yang cepat dalam menghapal, makanya di usia 15 tahun, dia sudah bisa hapal 30 juz,” katanya.

Menurut Sa’dulloh, di pesantrennya itu, sebenarnya banyak santri yang mampu menghafal 30 juz Al Qur’an tersebut, namun Rifdah memang memiliki kelebihan diantara hafiz yang lain.

“Setelah selesai menempuh pendidikan di Aliyah, Rifdah ini melanjutkan kuliah ke IIQ Jakarta. Kebetulan di sana kan ada bibinya Hj. Mutmainah adik saya, jadi di Jakarta juga digembleng lagi masalah Qur’an itu oleh bibinya,” kata Sa’dulloh.

Dijelaskan Sa’dulloh, sebelum menjadi Juara 2 MHQ tingkat Internasional, Rifdah juga pernah memenangkan MHQ tingkat Nasional sebanyak tiga kali. Yakni Juara 1 MTQ tingkat Nasional JQHNU golongan 5 juz di Kalbar tahun 2012, Juara 1 MTQ Nasional golongan 10 juz di NTB tahun 2016, dan Juara 1 MTQ golongan 30 juz di Kalbar tahun 2017.

Keberhasilan yang diraih Rifdah ini, tentu tidak terlepas dari peranan keluarga yang telah membimbingnya selama ini. 

Sebab, setelah ditelusuri, selama ini Rifdah ternyata berada dalam bimbingan-bimbingan mantan Juara 1 Hafiz Qur’an tingkat Internasional.

Misalnya, Ketua NU Kab. Sumedang KH. Sa’dulloh, uak Rifdah yang mengajar ngajinya sejak kecil itu ternyata pernah menjadi Juara 1 Haifiz tingkat Internasional sebanyak tiga kali. Begitu juga dengan bibinya, Hj. Mutmainah yang kini menjadi dosen di IIQ Jakarta, dia juga pernah satu kali menjadi Juara Hafiz Qur’an di Libya.

About admin

Check Also

Keluarga Besar Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyyah mengucapkan terima kasih kepada semua pihak

Keluarga Besar Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyyah mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pesantren …

PWNU Jawa Barat Sambangi PP. Al Hikamussalafiyyah

Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) provinsi Jawa Barat turut sambangi pondok pesantren Al Hikamusaalafiyyah Sumedang …

Para Penghafal Al Qur’an Ponpes Al Hikamusaalafiyyah Sumedang akan di Wisuda

Akhir bulan ini, Para Penghafal Al Qur’an Ponpes Al Hikamusaalafiyyah Sumedang akan di Wisuda Pondok …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *